Fungsi Positive Temperature Coefficient Pada Kulkas


Positive Temperature Coefficient atau yang sering disingkat menjadi PTC merupakan alat yang biasa terpasang pada terminal kompresor yang berfungsi sebagai relay yang bekerja berdasarkan temperatur, jika temperatur naik maka nilai resistansi akan naik atau dengan kata lain ketika temperatur pada PTC naik maka listrik yang mengalir akan terputus. Pemakaian PTC pada kulkas berfungsi untuk mengendalikan aliran listrik yang masuk kedalam lilitan bantu, pada saat kulkas belum bekerja nilai resistansi PTC rendah sebab temperatur PTC masih sama dengan lingkungan sehingga arus listrik yang mengalir pada lilitan dapat menimbulkan kutub bantu yang kuat, ketika arus listrik mengalir melewati PTC maka nilai resistansi PTC akan naik seiring bertambahnya temperatur pada PTC dan pada waktu yang sama putaran rotor kompresor akan semakin cepat dan sampai pada kecepatan maksimal. Pada saat rotor berputar dengan maksimal nilai resistansi akan sangat tinggi sehingga yang mendapat aliran listrik hanya lilitan utama.
Kerusakan yang sering terjadi pada PTC diantaranya adalah kepingan PTC pecah dan nilai resistansi PTC telah jenuh hal ini disebabkan oleh perubahan suhu yang berulang-ulang.
Ciri-ciri yang ditimbulkan akibat PTC rusak adalah lilitan bantu tidak mendapatkan aliran listrik sehingga rotor kompresor tidak dapat berputar atau sebaliknya lilitan bantu mendapatkan aliran listrik secara terus menerus sehingga dapat mengakibatkan kerusakan pada lilitan bantu.

Demikianlah fungsi PTC pada kulkas semoga bermanfaat.

Kami "Zona Teknik" melayani service dan reparasi kulkas untuk daerah yogyakarta dan sekitarnya.

Penyebab AC Tidak Dingin

Air conditioner merupakan alat yang berfungsi untuk menjaga temperatur sebuah ruangan agar selalu dalam kondisi nyaman untuk tubuh, dengan kata lain air conditioner ketika temperatur diluar ruangan tinggi berfungsi untuk menurunkan temperatur didalam ruangan. Berikut ini adalah beberapa penyebab ac tidak dapat mendinginkan ruangan yang sering terjadi kususnya pada sistem refrigran:
  1. Evaporator Kotor
    Evaporator merupakan komponen mesin pendingin yang berfungsi untuk menyerap panas dari dalam ruangan menuju luar ruangan dengan media refrigran sebagai perantara. Evaporator yang kotor akan mengakibatkan penyerapan panas tidak maksimal sebab sirkulasi udara terhalang oleh kotoran yang menempel pada evaporator. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan service cleaning untuk membersihkan evaporator.
  2. Kondensor Kotor
    Kondensor merupakan komponen dalam sebuah sistem refrigran yang berfungsi untuk membuang kalor yang telah diserap oleh refrigran melalui evaporator. Jika kondensor kotor menyebabkan udara tidak dapat melewati kondensor dengan baik maka temperatur pada kondensor akan terus naik sebab tidak terjadi perpindahan kalor dari refrigran ke lingkungan.
    Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan service cleaning untuk membersihkan kondensor.
  3. Refrigran Berkurang
    Refrigran atau yang sering disebut freon merupakan zat yang sangat penting dalam sistem refrigran sebab memiliki fungsi sebagai media untuk memindahkan hawa panas dari dalam ruangan menuju luar ruang. Maka dari itu ketika refrigran kurang akan mengakibatkan proses penyerapan panas tidak terjadi pada seluruh bagian evaporator sehingga mengakibatkan ac tidak dingin maksimal. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan penambahan freon, namun jika freon berkurang lebih dari setengah maka kemungkinan terjadi kebocoran.
  4. Kompresor Lemah
    Kompresor merupakan komponen yang paling berpengaruh dalam sistem pendingin sebab memiliki fungsi untuk mensirkulasikan refrigran sehingga dapat terjadi perpindahan kalor dari dalam ruangan menuju luar ruangan. Jika kompresor lemah akan mengakibatkan sirkulasi refrigran lebih lambat dari keadaan normal, sehingga mengakibatkan perpindahan kalor juga ikut lambat. Untuk mengatasi hal ini perlu dilakukan perbaikan atau pengantian kompresor. Kompresor lemah dapat disebabkan oleh mekanik, lilitan atau komponen pendukung seperti oli dan kapasitor.
Demikianlah beberapa penyebab ac tidak dingin yang sering terjadi kususnya pada sistem refrigran.

Kami "Zona Teknik" melayani service dan reparasi ac tidak dingin yogyakarta.

Fungsi Defrost Heater Pada Kulkas Dua Pintu


Defrost heater merupakan alat yang berfungsi untuk membantu mempercepat pencairan bunga es pada evaporator kulkas dua pintu dengan menggunakan elemen pemanas. Defrost heater bekerja secara bergantian dengan kompresor yang diatur oleh timer, setelah kontak pada timer memutuskan aliran listrik yang masuk ke kompresor dan mengalihkannya ke defrost heater maka elemen pemanas akan bekerja, kemudian temperatur disekitar evaporator akan naik sampai seluruh bunga es mencair, defrost heater akan mati setelah defrost thermostat menerima suhu yang dihasilkan oleh defrost heater. Permasalahan yang sering terjadi pada defrost heater diantaranya:
  1. Pada kulkas 2 pintu kebanyakan menggunakan defrost heater yang elemen pemanasnya diletakkan pada tabung kaca, sehingga ketika elemen pemanas menyala dan temperatur tabung kaca meningkat maka bunga es pada evaporator mencair, jika air tersebut terkena tabung kaca akan berpotensi tabung kaca pecah karena perubahan suhu secara tiba-tiba pada permukaan tabung kaca.
  2. Penggunaan defrost heater pada kulkas 2 pintu dilengkapi dengan fuse yang berfungsi untuk menjaga agar suhu pada evaporator tidak terlalu tinggi jika defrost thermostat mengalami kerusakan/short karena kemasukan air. Biasanya defrost thermostat diletakkan pada tempat yang paling jauh dari defrost heater hal ini dilakukan agar bunga es yang terjauh dari defrost heater tetap dapat mencair, sedangkan fuse diletakkan lebih dekat dari pada defrost thermostat sebab batasan suhu fuse lebih tinggi dari pada sensor defrost.
  3. Elemen pemanas yang berbentuk kawat dan memiliki diameter yang sangat kecil sangat mudah putus jika terkena air secara langsung apabila tabung kaca pecah selain itu panas yang dihasilkan oleh elemen pemanas sering kali menyebabkan kabel yang mengalirkan listrik pada elemen pemanas ikut terkena panas sehingga mudah putus
Demikianlah permasalahan yang sering terjadi pada defrost heater.

Ciri-ciri yang ditimbulkan akibat defrost heater tidak bekerja dengan baik adalah timer tidak mau menyala kembali dan terjadi bunga es yang berlebih pada evaporator sehingga menyebabkan kulkas tidak dingin.

Kami "Zona Teknik" melayani segala macam kerusakan pada kulkas yogyakarta.
kulkas anda tidak dingin hubungi kami.

Service AC Yogyakarta

Zona Teknik kami adalah penyedia jasa service ac untuk wilayah yogyakarta dan sekitarnya. Kami memberikan discon untuk perawatan dan perbaikan ac ruang anda, apabila ac ruang anda mengalami kerusakan dan anda menggunakan jasa kami untuk perbaikan ac ruang anda maka kami akan memberikan potongan harga untuk service cleaning (cuci ac) pada saat yang bersamaan dengan perbaikan.
Kami melayani segala macam kerusakan pada ac ruang, untuk memastikan kerusakan dan biaya perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi kami.

Fungsi Overload Pada AC Ruang

Overload merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mengamankan kompresor jika kompresor tidak bekerja dengan normal, overload bekerja dengan cara memutuskan aliran listrik pada kompresor. Berikut ini adalah kerusakan yang dapat memicu overload bekerja:
  1. Kapasitor Mati
    kapasitor berfungsi untuk menciptakan beda fasa sehingga rotor dapat menentukan arah putaran, jika kapasitor tidak bekerja dengan baik maka rotor tidak dapat berputar sehingga terjadi hubung singkat pada lilitan lalu mengakibatkan arus listrik naik dan memicu overload bekerja memutus aliran listrik yang masuk kompresor.
  2. Kompresor Kurang Oli
    kompresor merupakan alat yang berfungsi untuk memompa refrigran agar dapat bersirkulasi pada sistem refrigran, kompresor membutuhkan pelumas untuk memperkecil gesekan pada kerja mekanik sehingga ketika kompresor kekurangan oli maka akan terjadi gesekan yang menimbulkan panas yang berlebih hal ini yang memicu overload memutuskan arus sehingga kompresor tidak semakin panas.
  3. AC Ruang Kurang Freon
    freon atau refrigran pada ac ruang memiliki fungsi yang sangat penting, diantaranya adalah mendinginkan kompresor. Jika dalam keadaan normal refrigran yang masuk ke dalam pipa hisap kompresor bersuhu rendah sehingga dapat membantu kompresor agar tidak terlalu panas, tetapi jika refrigran kurang maka refrigran yang masuk ke dalam pipa hisap tidak membantu mendinginkan kompresor sehingga suhu kompresor akan semakin tinggi dan mengakibatkan overload bekerja.
  4. Sistem Refrigran Buntu
    pada keadaan normal refrigan yang dipompa oleh kompresor akan bersirkulasi mengelilingi sistem refrigran, jika pada sistem refrigran terjadi buntu hal ini mengakibatkan refrigran tidak dapat bersirkulasi dengan baik sehingga beban kompresor meningkat dan menyebabkan arus listrik naik. Ketika arus listrik melebihi batasan pada overload maka overload akan memutuskan arus.
Pada dasarnya overload dapat memutus arus apabila overload mendeteksi panas yang berlebih. Panas tersebut dapat dihasilkan oleh kompresor itu sendiri atau akibat arus listrik yang berlebih dan menimbulkan panas. Sehingga ketika overload sudah dingin maka kontak yang ada pada overload akan terhubung kembali.

Ciri-ciri yang timbul ketika terjadi overload adalah kompresor mati tetapi blower outdoor tetap menyala sehingga ac ruang tidak dingin.

Demikianlah fungsi overload pada ac ruang yang sering terjadi.

Kami "Zona Teknik" melayani segala macam kerusakan pada ac ruang dan service ac yogyakarta.