Fungsi Komponen Sistem Pendingin AC Ruang

Berikut ini adalah bagian-bagian dari komponen sistem pendingin pada ac ruang:
  • Kompresor
    Kompresor AC merupakan komponen yang memiliki fungsi sebagai penggerak sistem pendinginan ac. Ketika AC dijalankan, kompresor AC mengubah fluida kerja/refrigerant berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Kemudian gas bertekanan tinggi tersebut diteruskan menuju kondensor.
    Fungsi Komponen Sistem Pendingin AC Ruang
  • Kondensor
    Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cair yang bertekanan tinggi yang kemudian akan dialirkan ke expansi. Kondensor mengubah gas menjadi cair dengan cara melepaskan kalor/panas yang terdapat pada refrigerant, oleh sebab itu pada kondensor terdapat fan yang berfungsi untuk mempercepat perpindahan panas dari kondensor ke udara.
  • Expansi
    Expansi merupakan tempat di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan menjadi cairan bertekanan rendah dengan cara melewatkan cairan bertekanan tinggi pada saluran yang lebih kecil sehingga tekanan menjadi menurun. Setelah melewati expansi refrigerant akan diteruskan menuju evaporator.
  • Evaporator
    Evaporator merupakan kebalikan dari kondensor, pada saat refrigerant melewati evaporator maka refrigerant yang berbentuk cair akan diubah menjadi gas dengan cara mengambil kalor/panas dari udara sekitar evaporator. Untuk itu pada evaporator dipasang fan yang berfungsi untuk membantu sirkulasi udara sehingga perpindahan kalor/panas lebih cepat. Dan pada akhirnya udara yang telah diambil kalor/panasnya maka temperaturnya menjadi turun/dingin. Dan setelah melewati evaporator sirkulasi refrigerant akan diulang dari kompresor lagi.
Demikianlah sedikit penjelasan mengenai bagian-bagian dan fungsi dari komponen sistem pendingin ac ruang, pengaplikasian pada sistem pendingin lain seperti kulkas, freezer dan showcase hampir sama.
Posted by: Zona Teknik Updated at : Rabu, 07 Oktober 2015

Service AC Ruang

Service AC Ruang merupakan Perawatan AC Ruang yang bertujuan untuk menjaga agar usia AC Ruang lebih panjang sebab AC Ruang sama halnya dengan motor atau mobil membutuhkan perawatan agar dapat bekerja secara maksimal, oleh karena itu kita perlu melakukan perawatan secara teratur, berikut ini tips merawat AC Ruang:
Service AC Ruang
  1. Service Cleaning AC Ruang
    service cleaning merupakan service ringan dengan cara mencuci dengan air bertekanan meliputi indoor unit (evaporator, blower, filter, casing indoor unit) dan outdoor unit (kondensor, fan, casing outdoor unit). Ini bertujuan agar kualitas udara tetap bersih dan AC Ruang dapat menghisap hawa panas melalui evapurator dan membuangnya melalui kondensor dengan sempurna sehingga kompresor tidak bekerja terlalu berat. Yang perlu diperhatikan saat melakukan service cleaning adalah jangan sampai air mengenai rangkaian pada AC Ruang. Alat yang digunakan untuk service cleaning adalah jet cleaner. Biasanya service cleaning dilakukan setiap 2 bulan sampai 4 bulan sekali tergantung pemakaian.
  2. Pemasangan MCB
    fungsi MCB sebagai pengaman hubung singkat jadi pemasangan MCB pada AC Ruang bertujuan untuk mengamankan AC Ruang pada saat terjadi hubung singkat dengan cara memutuskan sumber listrik sehingga AC Ruang tidak terbakar.
  3. Pengecekan Arus dan Tegangan
    pengecekan arus dan tegangan bertujuan untuk mengetahui kinerja dan memastikan suplay energi listrik pada AC Ruang supaya kita segera mengetahui kerusakan pada AC Ruang sebelum kerusakan itu menjadi parah. Alat yang digunakan adalah tang ampere dan volt meter. Pengecekan arus dan tegangan biasanya dilakukan bersamaan service cleaning.
  4. Pengecekan Tekanan Refrigran
    pengecekan tekanan refrigran atau yang sering disebut juga pengecekan tekanan freon bertujuan agar refrigran yang ada didalam AC Ruang selalu dalam jumlah yang normal. Sebab apa bila refrigran kurang atau terlalu banyak dapat merusak kompresor dan pendinginan kurang maksimal. Alat yang digunakan mengukur tekanan refrigran adalah manifold. Pengecekan refrigran biasanya dilakukan bersamaan dengan service cleaning.
Demikianlah beberapa cara perawatan AC Ruang secara sederhana atau service ringan yang bertujuan menjaga keawetan AC Ruang dan menjaga agar kinerja AC Ruang tetap maksimal.

"Zona Teknik" Kami memberikan layanan Service AC Ruang Yogyakarta meliputi service cleaning, pengecekan arus & tegangan, dan pengecekan tekanan refrigran. Dengan biaya Rp.50.000,- (bergaransi) 'hubungi kami'
Posted by: Zona Teknik Updated at : Selasa, 22 September 2015

Cara Kerja Mesin Pendingin


Pada dasarnya sistem yang digunakan pada AC Ruang, Kulkas, Freezer dan alat pendingin lainya adalah sama, hanya bentuk dan ukurannya yang berbeda disesuaikan dengan kebutuhannya. Pada dasarnya pendinginan yang terjadi pada mesin pendingin adalah hasil dari refrigrasi atau proses perputaran refrigran, tentu saja refrigran tidak akan berputar sendiri oleh karena itu dalam sistem pendingin ada beberapa komponen untuk mengalirkan refrigran yaitu:
  1. Kompresor
    kompresor berfungsi untuk memompa refrigran sehingga refrigran dapat berputar dalam sistem pendingin, kompresor bisa juga disebut jantung dari mesin pendingin.
  2. Kondensor
    kondensor berfungsi untuk membuang panas yang dihisap oleh refrigran dari ruangan yang akan didinginkan, kondensor terletak setelah kompresor jadi refrigran yang ditekan oleh kompresor akan masuk ke kondensor.
  3. Filter
    filter berfungsi untuk menyarin refrigran agar dalam keadaan bersih saat melewati expansi, filter hanya sebagai tambahan sehingga boleh ada atau boleh tidak, letak filer terdapat setelah kondensor.
  4. Expansi
    expansi berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigran, expansi terletak setelah filter.
  5. Evaporator
    evaporator berfungsi untuk menghisap panas yang ada diruangan yang akan didinginkan, evaporator terletak setelah expansi.
  6. Akumulator
    akumulator berfungsi sebagai penyaringan gas dari cairan, sehingga refrigran yang masuk ke dalam kompresor dalam keadaan gas (kompresor dirancang untuk memompa gas bukan cairan), akumulator hanya sebagai tambahan boleh ada atau boleh tidak, akumulator terletak setelah evaporator dan sebelum kompresor.
Itulah sedikit dari pengertian dan fungsi komponen mesin pendingin.

"Zona Teknik" Kami memberikan layanan Service AC Ruang Jogja meliputi service cleaning, pengecekan arus & tegangan, dan pengecekan tekanan refrigran. Dengan biaya Rp.50.000,- (bergaransi) 'hubungi kami'
Posted by: Zona Teknik Updated at :

Penyebab Kompresor Rusak


Kompresor adalah alat yang paling utama dalam mesin pendingin sebab kompresor adalah penggerak refrigran agar dapat bersirkulasi dan menghisap panas, kompresor digunakan untuk memompa gas bukan cairan sebab kompresor menggunakan sistem piston, kompresor ada beberapa jenis tapi yang akan dibahas berikut ini adalah kompresor yang menggunakan kumparan sebagai mesin penggerak, banyak faktor yang menyebabkan kompresor rusak yaitu:
  1. Kelebihan Beban
    kelebihan beban terjadi karena adanya gas yang telalu banyak untuk dipompa oleh kompresor sehingga kompresor tidak mampu memompa lagi mengakibatkan putaran rotor berhenti/pelan dan arus sangat tinggi mengakibatkan kumparan terbakar dan kompresor rusak.
  2. Kehabisan Oli
    kehabisan oli terjadi karena adanya kebocoran pada sistem refrigran sehingga oli keluar dari sistem refrigran yang mengakibatkan mesin berputar tanpa pelumas dan mengakibatkan panas yang berlebih, panas yang sangat tinggi mengakibatkan kumparan terbakar dan overload rusak.
  3. Arus dan Tegangan
    arus dan tegangan sangat menentukan kerusakan yang terjadi pada kompresor, walau pun kompresor baru kalau arus dan tegangan tidak sesuai dapat mengakibatkan kerusakan, sebab kumparan motor sangat peka dengan arus dan tegangan.
  4. Kapasitor Mati
    kapasitor adalah alat yang digunakan untuk menggeser fasa sehingga kutub bantu mempunyai kecendrungan ke kanan atau ke kiri karena itulah kapasitor sangat berperan penting pada motor kapasitor, sehingga kalau kapasitor mati rotor tidak dapat berputar karena tidak mempunyai kecendrungan yang mengakibatkan lilitan terbakar karena terjadi arus pendek pada lilitan (kompresor 1 fasa dibawah 1/2 PK menggunakan PTC dan 1/2 PK keatas menggunakan kapasitor, fungsi PTC hampir sama dengan kapasitor hanya saja PTC tidak menimbulkan pergeseran fasa hanya memberikan kutub bantu yang muncul beberapa detik saja sedangkan kompresor 3 fasa tidak menggunakan kapasitor atau PTC)
  5. Buntu
    kebuntuan yang terjadi pada sirkulasi refrigran dapat menyebabkan kompresor bekerja sangat keras sebab pada pipa tekan, tekanan menjadi sangat tinggi dan pada pipa hisap menjadi sangat rendah, hal ini menyebabkan kompresor overload karena kelebihan beban. Kebuntuan dapat terjadi pada semua bagian sirkulasi refrigran namun yang paling sering terjadi kebuntuan adalah pada expansi sebab expansi adalah bagian yang paling kecil jalurnya dibanding yang lain. Kebuntuan dapat diatasi dengan flasing atau mengganti bagian yang buntu.
  6. Salah Pengisian
    kesalahan pengisian refrigran atau oli dapat menyebabkan kerusakan pada kompresor, ini karena kompresor dirancang sedemikian rupa oleh pabrik untuk diisi dengan refrigran dan oli tertentu saja, jika kompresor diisi dengan refrigran dan oli yang tidak ada pada ketentuan dapat mengakibatkan komponen-komponen yang ada kompresor menjadi rusak karena tidak cocok dengan refrigran dan oli.
  7. Aus dan karat
    keadaan kompresor yang sudah tua sering menimbulkan keausan dan karat hal ini adalah wajar jika kompresor sudah berusia 5-10 tahun. Keausan yang terjadi pada kompresor biasanya pada piston ini ditandai dengan tidak dinginnya evaporator, arus kecil, tekanan freon pada pipa tekan dan pipa hisap tidak jauh berbeda. Karat dapat terjadi pada body kompresor dan dapat menimbukan bocor pada kompresor. Kompresor yg telah aus atau berkarat sebaiknya diganti.

Demikianlah beberapa faktor yang paling sering menyebabkan kompresor rusak.

"Zona Teknik" Kami memberikan layanan untuk penggantian kompresor Yogyakarta dan sekitarnya AC Ruang, Kulkas, Freezer, Show Case, dan Mesin Pendingin lainnya baru atau 2nd 'hubungi kami'

"Zona Teknik" Kami memberikan layanan Service AC Yogyakarta meliputi service cleaning, pengecekan arus & tegangan, dan pengecekan tekanan refrigran. Dengan biaya Rp.50.000,- (bergaransi) 'hubungi kami'
Posted by: Zona Teknik Updated at :

Pemasangan AC Ruang Yang Baik

Pemasangan AC Ruang sangat menetukan kualitas kedinginan dan keawetan AC Ruang, untuk itu bagi anda yang ingin memasang AC Ruang baru atau 2nd dan ingin merawatnya, maka mulailah dari posisi pemasangan, sebab pemasangan yang kurang baik walaupun anda melakukan perawatan cleaning service secara teratur tetap saja AC Ruang anda tidak akan bertahan lama, berikut ini beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika pemasangan AC Ruang:
    Pemasangan AC Ruang Yang Baik
  1. Posisi Indoor Unit
    posisi indoor unit harus terletak minimal 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lehih baik sebab udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan. Kemudian yang perlu diperhatikan dari pemasangan indoor unit adalah barang yang terletak dibawahnya, jangan memasang indoor unit yang bawahnya sumber listrik, alat elektronik, komputer, dan alat-alat yang tidak boleh terkena air ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila AC Ruang dalam kondisi kotor dan air akan menetes dari indoor unit. Kemudian jangan mengarahkan hembusan udara dingin langsung mengenai tubuh hal ini dapat mengakibatkan kulit menjadi kering dan kurang baik untuk pernafasan.
  2. Posisi Outdoor Unit
    posisi outdoor unit sangat menentukan keawetan AC Ruang sebab sebagian besar mesin AC Ruang terletak pada outdoor unit, oleh karena itu pemasangan outdoor unit harus lebih rendah minimal 30 cm antara nepel (sambungan pipa) indoor dan outdoor hal ini bertujuan agar oli mesin akan selalu kembali ke outdoor unit, sebab oli kompresor akan ikut bersirkulasi bersama refrigran, jika outdoor lebih tinggi maka oli kompresor dalam 1-2 tahun akan berpindah ke indoor unit dan tidak dapat kembali ke outdoor unit, oli yang berada di indoor unit akan menghalangi penghisapan hawa panas selain itu menyebabkan kompresor kekurangan oli dan lama-kelamaan akan menyebabkan kompresor rusak. Kemudian hal yang tidak kalah pentingnya dalam pemasangan outdoor adalah posisi outdoor minimal 50cm dari depan, 20 cm dari belakang atau kalau memungkinkan ditempat yang mempunyai sirkulasi udara yang baik.
  3. Pipa Penghubung Outdoor-Indoor
    pipa penghubung harus diperhatikan sebab jika pipa sampai bengkok ini akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik antara 3 meter sampai 6 meter (ini adalah panjang ideal) namun jika tidak memungkinkan bisa ditambah hingga 9 meter sampai 12 meter (tergantung daya AC Ruang)
    jika kurang dari 3 meter sebaiknya pipa penghubung digulung dibelakang outdoor sehingga mencapai 3 meter.
  4. Jalur Pembuangan Air
    jalur pembuangan air juga harus diperhatikan sebab jika tidak benar air akan menetes dari indoor unit hal ini membuat tidak nyaman, oleh karena itu saat kita membuat jalur pembuangan air kita harus ingat bahwa air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat lebih rendah.

Demikianlah faktor teknis yang harus diperhatikan dalam pemasangan AC Ruang, faktor keindahan relatif untuk setiap orang jadi tempatkan AC Ruang anda sesuai keinginan anda tetapi tetap dalam keadaan yang aman bagi AC Ruang dan anda.

"Zona Teknik" Kami memberikan layanan untuk pemasangan AC Ruang Yogyakarta baru atau 2nd 'hubungi kami'

"Zona Teknik" Kami memberikan layanan Service AC Jogja meliputi service cleaning, pengecekan arus & tegangan, dan pengecekan tekanan refrigran. Dengan biaya Rp.50.000,- (bergaransi) 'hubungi kami'
Posted by: Zona Teknik Updated at :