Home » » Cara Mengetahui Kondisi Kompresor

Cara Mengetahui Kondisi Kompresor

Kompresor merupakan alat yang sangat penting dalam sebuah mesin pendingin (AC, Kulkas, Freezer, Chiler, Show Case, dll) oleh karena itu ketika membeli mesin pendingin terutama 2nd yang pertama kali harus diperiksa adalah kompresor. Hal yang perlu dilakukan pada saat memeriksa kompresor adalah:
  1. Kondisi Fisik
    kondisi fisik merupakan hal yang penting untuk diperhatikan sebab dari fisik dapat diketahui apakah kompresor tersebut bocor/tidak, ciri-ciri kompresor yang bocor adalah adanya oli yang keluar dari kompresor. Kebocoran pada kompresor kebanyakan disebabkan oleh korosi (karat), selain itu juga dapat disebabkan oleh penanganan yang salah (pengelasan yang salah sehingga malah merusak kompresor, jatuh, dll).
  2. Arus Listrik
    arus listrik sangat penting untuk diperhatikan sebab dari arus listrik dapat diketahui bagaimana keadaan mesin kompresor.
    Jika arus listrik melebihi ketentuan yang ada pada spesifikasi maka hal ini perlu dianalisa lebih jauh sebab kompresor berpotensi mengalami kerusakan seperti: kekurangan oli, lilitan kompresor sudah tidak normal, sistem refrigran buntu, kapasitor lemah/mati, dll.
    Jika arus listrik lebih kecil dari spesifikasi maka kompresor berpotensi mengalami kerusakan seperti: piston aus, terjadi kebocoran pada ruang piston dan sistem refrigran,dll.
  3. Tekanan Kompresor
    tekanan kompresor perlu diperhatikan sebab tekanan kompresor yang sudah tidak standar dapat mengurangi kemampuan mesin pendingin. Untuk itu perlu dilakukan pengetesan untuk mengetahui tekanan kompresor masih dapat mencapai tekanan maksimal/tidak, hal ini dapat dilakukan apabila kompresor terpisah dengan mesin pendingin dengan cara memasang manifold tekanan tinggi pada pipa tekan kemudian menyalakan kompresor sehingga dapat diketahui tekanan maksimal kompresor kemudian matikan kompresor, apabila tekanan menurun maka kompresor mengalami kebocoran pada piston atau ruang piston, kemudian untuk mengetahui daya hisap kompresor pasang manifold tekanan rendah pada pipa hisap kemudian nyalakan kompresor sampai jarum manifold menunjuk -30 psi, jika jarum manifold tidak mencapai -30 psi maka kompresor mengalami kerusakan pada piston atau kekurangan oli. Namun jika kompresor telah terpasang pada sistem refrigran untuk mengetahui tekanan dan daya hisap masih standar/tidak dapat dilakukan dengan cara membandingkan tekanan refrigran dengan arus listrik (jika arus listrik normal maka tekanan juga harus normal).
  4. Suara Kompresor
    suara kompresor penting untuk diperhatikan sebab dari suara dapat diketahui apakah kompresor tersebut masih normal/tidak. Apabila kompresor mengeluarkan suara berderik dengan keras maka kompresor berpotensi akan mengalami keausan pada piston atau hal ini dapat disebabkan oleh kekurangan oli.
Demikianlah hal-hal yang perlu diperhatikan pada kompresor saat membeli mesin pendingin.

"Zona Teknik" kami melayani pengantian kompresor yogyakarta dan memberikan solusi kerusakan pada mesin pendingin anda.
Posted by: Zona Teknik Updated at : Jumat, 17 Juni 2011

0 komentar:

Poskan Komentar